Elemen Mahasiswa Cipayung Plus Minta Kegaduhan Cebong-Kampret Diakhiri

Ihya Ulumuddin
Perwakilan pengurus sejumlah kelompok Cipayung Plus di Jatim menggelar konferensi pers menyikapi kondisi usai Pemilu 2019. (Foto: iNews.i/Ihya Ulumuddin)

SURABAYA, iNews.id – Elemen mahasiswakelompok Cipayung Plus di Jawa Timur (Jatim) menyerukan agar kegaduhan Cebong dan Kampret diakhir. Para elite politik didesak untuk meredam suasana pasca-Pemilu 2019 dan jangan lagi saling mengklaim kemenangan hingga menunggu penetapan resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Kelompok Cipayung Plus di Jatim ini diwakili para pengurus dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) diwakili Yogi Pratama, Rijwl Rachman dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Nabrisi Rohid dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Ridwan dari Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Wayan dari Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI), dan Aldo dari Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI).


Menurut para elemen mahsiswa ini, masih banyak urusan negara yang lebih penting daripada sekadar perdebatan kalah dan menang dalam Pemilu 2019. Saat ini yang paling penting, persatuan dan kesatuan bangsa.

“Sudahlah, kita stop urusan cebong dan kampret. Karena di negara ini tidak hanya ada dua kelompok itu. Masih banyak masyarakat yang menginginkan pembangunan Indonesia berjalan,” kata Ketua PKC PMII Jatim Abdul Ghoni mewakili tujuh ormas mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus di Surabaya, Selasa (30/5/19) malam.

Kondisi ini membuat suasana di tingkat akar rumput tidak nyaman. Antartetangga dan teman terjarak hanya karena cap cebong dan kampret. Kondisi ini diperparah dengan narasi gerakan people power dan menimbulkan keprihatinan tersendiri.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
7 hari lalu

Kecelakaan Maut di Tuban, Mahasiswa Tewas Tertabrak Truk Trailer usai Gagal Menyalip

9 hari lalu

Kecelakaan Minibus Dibawa Mahasiswa Tabrak Tembok Bandung Zoo hingga Jebol

11 hari lalu

Kecelakaan di Gowa, Mahasiswa UIN Makassar Kritis jadi Korban Tabrak Lari Truk

16 hari lalu

Kekerasan di Kampus UFDK Bukittinggi, Mahasiswa Desak Polisi Tangkap Penganiaya Dosen

27 hari lalu

Demo Rektor UINSA Surabaya Memanas, Mahasiswa Segel Gerbang hingga Kuliah Lumpuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal