Jembatan Penghubung Desa di Lereng Gunung Bromo Ambruk Diterjang Banjir

Hana Purwadi
Kondisi jembatan penghubung sejumlah desa di lereng Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, Jatim, yang ambruk, Sabtu (15/2/2020). (Foto: iNews/Hana Purwadi)

Jembatan penghubung itu diketahui merupakan peninggalan masa Orde Lama, sekitar tahun 1982. Konstruksinya pun masih menggunakan rollag bata merah, tanpa kawat baja sebagai tulang penahan.

“Karena usianya sudah lebih dari 30 tahun, saat diterjang banjir, jembatan mudah terkikis hingga ambrol,” kata petugas Dinas Pekerjaan Umum (PU) Ari Purnomo.

Sementara upaya perbaikan jembatan tua itu terus dilakukan dengan cara membuat penahan banjir. Bangunan juga akan diperkuat dengan penyangga baru di dua sisi. Namun, jika tak segera diperbaiki seluruhnya, jembatan dikhawatirkan tiba-tiba ambruk seluruhnya karena sudah lama tidak direnovasi.

Petugas mengimbau kepada warga dua kecamatan, yakni Kecamatan Sukapura dan Sumber untuk meningkatkan kewaspadaan. Pemilik kendaraan roda empat diminta agar bersabar dan bergantian saat melewati jembatan.

“Terutama kepada warga yang bukan dari sini, harus lebih berhati-hati. Jagan sampai jatuh korban nanti,” ujarnya.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
8 hari lalu

Karhutla Gunung Bromo Padam usai 12 Hari Operasi, 1.120 Hektare Lahan Terdampak

10 hari lalu

Karhutla Bromo Makin Kritis, 1.500 Petugas Gabungan dan 3 Helikopter Dikerahkan

10 hari lalu

Karhutla Bromo Merembet ke Seruni Point Probolinggo, Spot Wisata Ditutup

12 hari lalu

Fenomena Godzilla El Nino Perparah Karhutla di Bromo hingga Palangka Raya

13 hari lalu

Hari ke-9 Karhutla Bromo, Satgas Targetkan Pekan Ini Padam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal