PROBOLINGGO, iNews.id – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Gunung Bromo terus diintensifkan. Sebanyak 1.500 petugas gabungan dari TNI, Polri, Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar), dan relawan dikerahkan untuk menjinakkan kobaran api di kawasan Seruni, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Kamis (13/8/2026).
Tak hanya mengandalkan tim darat, Satgas Karhutla Bromo juga menerjunkan tiga unit helikopter water bombing berkapasitas masing-masing 4.000 liter air untuk mengguyur titik api dari udara.
Pemadaman titik api di sektor Seruni menjadi prioritas utama petugas karena lokasinya yang kian mendekati kawasan pemukiman warga serta obyek vital nasional Jembatan Kaca Seruni Point.
Dan Subsektor Karhutla Bromo yang juga menjabat Danrem 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan menegaskan, seluruh armada darat dan udara dikerahkan secara maksimal demi mencegah kerusakan yang lebih luas.
"Kami maksimalkan pemadaman di titik ini karena posisinya sudah sangat dekat dengan pemukiman penduduk dan fasilitas Jembatan Kaca. Skema pemadaman kombinasi jalur darat dan udara (water bombing) terus kita pacu bersama 1.500 personel gabungan," kata Dan Subsektor Karhutla Bromo, Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan.
Selain fokus pada wilayah Kabupaten Probolinggo, tim gabungan juga terus berjibaku memadamkan titik kobaran api yang merembet ke kawasan Bukit Cinta dan Bukit Kingkong di wilayah Kabupaten Pasuruan.