Peran demikian itu (perantara) kata Barung, memang sangat memungkinkan. Apalagi yang bersangkutan dekat dengan kekuasaan.
“Merujuk kasus pembangunan proyek Meikarta di Jakarta, ada beberapa hal yang berhubungan dengan perizinan yang dilakukan petinggi. Ada juga yang mengurus perizinan itu. Nah, di kasus Jalan Gubeng juga bisa demikian,” ucapnya.
Diketahui, Selasa (26/3/2019), putra sulung Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini diperiksa penyidik Polda Jatim terkait kasus amblesnya Jalan Raya Gubeng. Fuad diperiksa setelah namanya muncul dalam keterangan sanksi sebelumnya.
Pada kasus ini, Polda Jatim telah memanggil 39 saksi. Penyidik juga telah menetapkan enam orang tesangka dari pihak pelaksana proyek. Kini, polisi melakukan pengembangan. Menyelidiki proses perizinan dan perencanaan.