Kasus Penganiayaan Santri Gontor hingga Tewas, Kemenag Jatim Tak Cabut Izin Pesantren 

Lukman Hakim
Ponpes Darussalam Gontor, Ponorogo. (Foto: iNews.id/Ahmad Subekhi).

SURABAYA, iNews.id - Kanwil Kemenag Jawa Timur (Jatim) tidak akan mencabut izinpesantren Darussalam Gontor menyusul penganiayaansantri hingga tewas. Alasannya, kasus kekerasan tersebut murni persoalan antarsantri, bukan oleh lembaga pesantrennya. 

"Karena itu nggak mungkin kami akan melakukan proses pencabutan izin. Kegiatan tetap berjalan semestinya," kata Kepala Bidang Diniyah Pondok Pesantren Kanwil Kemenag Jatim, Muhammad As'adul Anam, Selasa (6/9/2022). 

Meski begitu pihaknya meminta kepada pengelola pesantren Gontor untuk mengaluasi pola asuh terhadap santri yang selama ini sudah diterapkan. "Ada kewenangan yang dimiliki oleh para senior pesantren dalam pola komunikasi terhadap para juniornya, sehingga keputusan untuk melakukan tindak kekerasan berani diambil oleh mereka," ujarnya. 

Selain itu pihaknya juga akan mengeluarkan surat edaran yang ditujukan bagi seluruh komponen baik Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah kemudian pesantren. Tujuannya untuk menciptakan tata kelola santri dan budaya komunikasi pesantren yang selama ini menjamin pembentukan karakter. 

Terkait proses hukum yang kini ditangani Polres Ponorogo pihaknya juga memberi apresiasi dan berharap kasus penganiayaan tersebut diusut tuntas.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
1 hari lalu

2 Bocah di Karawang Diduga Aniaya Balita 3 Tahun hingga Masuk Rumah Sakit

1 hari lalu

Pembunuhan di Ogan Ilir, Ayah Tewas saat Lerai Anak yang Diduga Menyerang Kades

6 hari lalu

2 Pelaku Penganiayaan di Luwu Ditangkap Polisi, Korban Ditebas Samurai hingga Luka Parah

10 hari lalu

Viral Pertengkaran Emak-Emak di Bangkalan Berujung Penganiayaan di Depan Anak

10 hari lalu

Kakek di Sampang Pukul Tetangga Pakai Linggis hingga Tewas, Diduga Dendam soal Ilmu Hitam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal