Kasus Perundungan Anak di Malang, Korban Masih Trauma Tak Berani Keluar Rumah

Deni Irwansyah
Seorang siswa SMP di Malang menjadi korban perundungan oleh temannya. (Foto: Istimewa)

MALANG, iNews.id - Korban perundungan di Malang mengalami trauma luar biasa. Pelajar SMP itu sampai saat ini tidak berani keluar rumah karena ketakutan. 

Gangguan psikis itu terjadi karena dia beberapa kali mendapat perlakuan kasar dari para pelaku. Sebagaimana video perundungan yang viral, korban dipukuli dengan bantal, ditaburi tepung dan ditelanjangi. 

Ibu korban, Gabriella, mengatakan, anaknya dua kali menjadi korban perundungan teman-temannya dengan pola yang sama seperti pada video yang viral. Di luar itu, korban juga pernah dipalak, dicekoki minuman keras (miras) dan disundut rokok. 

"Anak saya dipaksa minum. Kalau nggak mau disundut rokok. Makanya sampai saat ini trauma. Nggak berani keluar rumah," katanya kepada wartawan. 

Bahkan, lanjut Gabriella, korban juga sempat tidak mau sekolah dua hari. Sebab, korban takut bertemu para pelaku dan kembali mendapat perlakuan tak manusiawi.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
13 hari lalu

Trauma Keracunan, Sekolah dan Orang Tua Siswa di Lombok Tengah Tolak MBG

20 hari lalu

Kemenkes Ungkap Penyebab Meninggalnya Dokter PPDS Undip Semarang, Ini Hasilnya

25 hari lalu

Dokter PPDS Meninggal di RSUP Kariadi, Undip Buka Suara soal Isu Perundungan

26 hari lalu

Kabar Duka! Dokter PPDS Undip Meninggal Dunia, Dikaitkan Dugaan Bullying

2 bulan lalu

Sakit Hati Sering Difoto Jadi Bahan Olokan Rekan Kerja, Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal