Setelah menyadari api terus membesar, para pekerja berusaha menyelamatkan barang-barang yang masih dapat dikeluarkan dari dalam pabrik.
Supriono mengatakan kobaran api pertama kali terlihat dari bagian barat belakang pabrik, tepatnya di sekitar mesin produksi. Meski saat kejadian masih ada sejumlah pekerja di dalam bangunan, seluruh karyawan berhasil menyelamatkan diri.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Hingga Sabtu pagi, petugas Damkar masih melakukan pembasahan karena kepulan asap terus muncul dari tumpukan bonggol jagung di dalam pabrik.