Korban meninggal lainnya yakni Siswanto, warga Desa Jatidukuh, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, yang mengendarai Honda CBR. Sementara penumpang CBR lainnya, Suliswanto, warga Desa Bening, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, mengalami luka-luka dan mendapatkan perawatan medis.
Salah satu warga sekitar, Arif Yulianto, mengatakan kecelakaan terjadi saat kedua sepeda motor melaju dari arah berlawanan hingga terjadi benturan keras. Honda CBR diketahui melaju dari arah Desa Wonoploso menuju Desa Kebontunggul. Sementara Honda Scoopy datang dari arah berlawanan.
"Kedua kendaraan melaju dari arah berlawanan karena jalan sepi dan minim penerangan lalu bertabrakan. Yang meninggal di lokasi dua orang, yang dua luka-luka. Dua korban perempuan dan dua laki-laki," ujarnya, Rabu (12/8/2026).
Kerasnya benturan membuat para korban langsung terjatuh di lokasi kejadian. Dua korban dari Honda Scoopy dan satu korban dari Honda CBR dinyatakan meninggal dunia.
Lokasi kecelakaan berada di jalan lurus yang berada di kawasan lahan jagung. Namun, kondisi penerangan jalan saat kejadian minim karena lampu penerangan jalan umum dalam kondisi padam.
Petugas Polsek Gondang yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi dan melakukan proses evakuasi terhadap para korban. Kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan juga telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan.
Saat ini, penanganan kasus kecelakaan tersebut dilakukan Unit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan maut tersebut.