SURABAYA, iNews.id - Dugaan penipuanarisan Meow terus bergulir setelah delapan korban kembali mendatangi Polda Jawa Timur (Jatim) untuk menambahkan laporan. Total kerugian para peserta dilaporkan mencapai miliaran rupiah, sementara sejumlah korban mengaku belum menerima uang yang menjadi hak mereka.
Salah satu korban mengaku mengalami kerugian hingga Rp350 juta. Sementara itu, korban lainnya kehilangan uang dengan nilai bervariasi, mulai dari jutaan hingga ratusan juta rupiah.
Para korban melaporkan dugaan penipuan yang menyeret nama Mourin Chienci Lintong, pemilik Arisan Meow. Mereka mengaku awalnya percaya mengikuti arisan tersebut karena pembayaran berjalan lancar selama sekitar satu setengah tahun.
Namun, pembayaran mulai macet sejak Juni 2026. Sejumlah peserta mengaku hingga kini belum menerima uang yang seharusnya mereka dapatkan dari skema arisan menurun tersebut.
"Awalnya pembayaran aman hampir 1,5 tahun tapi mulai goyang Juni kemarin hanya janji-janji saja dibalikin," kata Sri Wahyuni, salah satu korban.