Kisah Mbah Ponirah, Nenek Sampah dari Ponorogo yang Tinggal di Rumah Sisa Kebakaran

Ahmad Subekhi
Mbah Ponirah, nenek sepuh berusia 90 tahun asal Ponorogo, Jatim, ini hidup sebatang kara. (Ahmad Subekhi/MNC Portal)

"Ponirah eleko jenenge kok dicatet (namanya jelek. Kok dicatat)," lanjutnya.

Ponirah menceritakan jika dirinya mempunyai 16 anak. Namun, semuanya pergi.

"Lungo, numpak motor mabur (pergi naik pesawat terbang)," kata dia.

Ketua RT setempat bernama Khoirul mengatakan, dari keterangan warga, dulunya Ponirah bekerja sebagai tukang pijat keliling. Lantaran usianya sudah sepuh maka dia tidak lagi memijat.

"Dia menjadi pengumpul plastik bekas, botol plastik kemudian dibawa ke rumah untuk dijual lagi," kata Khoirul.

Kondisinya semakin memburuk sejak kandang kambingnya terbakar. Akibat kejadian itu, kambing dan sapi peliharannya mati terbakar. Perabot dapur di rumahnya pun ludes terbakar.

Lantaran semakin tua, dia tak sanggup menjual plastik bekasnya. Alhasil, seluruh plastik yang dikumpulkan menumpuk di depan dan di dalam rumahnya.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
7 hari lalu

Nenek di Pangkep Bersimbah Darah Diduga Dirampok, Modus Pelaku Minta Air Minum

26 hari lalu

Kekeringan di Bondowoso, Polisi Distribusikan Bantuan Air Bersih ke Warga Bersama BPBD

26 hari lalu

Pasutri Ini Gasak Motor di 19 TKP di Jatim, Modus Tuduh Korban Menabrak

27 hari lalu

Nenek Tukang Parkir di Brebes Gagalkan Rampok Pecah Kaca, Uang Rp3,6 Miliar Selamat

28 hari lalu

Polisi Ungkap Motif Sekuriti Bunuh Nenek dan Wanita Selingkuhan di Banyumas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal