KPK Sebut 686 Perangkat Desa Tersangkut Kasus Korupsi Sejak 2015

Lukman Hakim
Ketua KPK Firli Bahuri bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam sosialisasi program Desa Antikorupsi di Islamic Center Surabaya, Rabu (14/9/2022). (Foto: Lukman Hakim)

SURABAYA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat sebanyak 686 perangkat desa tersangkut kasus korupsi sejak 2015 hingga 2021. Guna mencegah korupsi tingkat desa, lembaga antirasuah menggelar program Desa Anti-Korupsi. 

Kegiatan Sosialisasi dan Bimtek Desa Anti-Korupsi diikuti sebanyak 300 perwakilan desa dan perwakilan kepala daerah se-Jatim. 

Dikatakan, program tersebut sangat penting dan strategis dalam upaya membangun budaya antikorupsi di tingkat masyarakat desa. Selama ini potensi korupsi terkait dengan penyelewengan dana desa cukup besar.  

Sebab, alokasi dana desa cukup besar dengan nilai mencapai Rp468,5 triliun sejak 2015 hingga pertengahan 2022. 

"Jangan sampai ada perangkat desa yang tersangkut korupsi. Karena dana desa memberikan kesejahteraan bagi masyarakat desa. Jangan hanya menjadi penonton, tapi tidak melakukan apa-apa," kata Ketua KPK Firli Bahuri dalam Sosialisasi dan Bimtek Desa Anti Korupsi yang diinisiasi oleh KPK di Gedung Islamic Center Surabaya, Rabu (14/9/2022). 

Firli menyampaikan apresiasinya pada Jawa Timur (Jatim) atas prestasi meningkatkan kesejahteraan yang dimulai dari tingkat desa.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
3 hari lalu

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Kena OTT KPK, Pemkab Pastikan Pelayanan Tetap Normal

8 hari lalu

KPK Geledah Kantor Bupati Lombok Barat, Sejumlah Ruang Kerja Diperiksa

10 hari lalu

Bupati Penajam Paser Utara Dipanggil KPK terkait Kasus Rita Widyasari

17 hari lalu

KPK Bawa 3 Koper Dokumen Penting dari Penggeledahan Kantor Bupati Sukoharjo

21 hari lalu

Bupati Etik Suryani Kena OTT KPK, Pemprov Jateng Pastikan Pemerintahan Sukoharjo Berjalan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal