Kronologi Pembunuhan Anggota PPS di Sampang, Sempat Ada Duel

Ihya Ulumuddin
Idris, pelaku penembakan yang menewaskan Subaidi, petugas PPS di Sampang, saat gelar perkara di Mapolres Sampang, Jumat (23/11/2018). (Foto: Istimewa)

SURABAYA, iNews.id - Subaidi, anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) korban pembunuhan di Sampang, Rabu (21/11/2018) lalu sempat berduel dengan pelaku. Bahkan, pria yang berprofesi sebagai tukang gigi itu juga sempat menyabetkan pisau ke arah pelaku. Sayang, Subaidi gagal bertahan, hingga pelaku menembakkan pistol rakitan ke arah dadanya.

Kronologis pembunuhan ini diceritakan Idris, pelaku pembunuhan di hadapan penyidik. Kendati sempat memburu korban, Idris menampik bahwa tindakan sadis tersebut telah direncanakan. 

Kepada penyidik, Idris mengaku, duel dengan korban terjadi pada Rabu (21/11/2018) pagi. Awalnya, sekitar pukul 09.00 WIB, Idris keluar rumah menuju pasar Plerenan Desa Tobai Timur, Sampang. Tujuan Idris ke pasar hendak membeli tempat gendong bayi.

Di perjalanan, tepatnya di Dusun Gimbuk Timur, Desa Sokobanah Laok, Kecamatan Sokobanah, Sampang, Idris berpapasan dengan Subaidi, anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS). Idris naik sepeda motor dari arah utara sedangkan Subaidi yang juga seorang tukang pasang gigi ini juga naik sepeda motor dari arah Selatan. 

Saat berpapasan, Subaidi terus memandangi Idris. Ketika mendekat, Subaidi menabrak Idris dengan sepeda motornya hingga dia terjatuh. Sedangkan Subaidi hanya sepedanya yang roboh. 

Editor : Himas Puspito Putra
Artikel Terkait
11 jam lalu

Tak Terima Cinta Diputus, WNA Singapura Cekik Pacar hingga Tewas di Denpasar Bali

2 hari lalu

Geger! Pria di Nganjuk Ditemukan Tewas Terkubur di Halaman Rumah, Diduga Korban Pembunuhan

4 hari lalu

16 Adegan Rekonstruksi Suami Bunuh Istri di Makassar, Korban Diserang Gunakan Badik

9 hari lalu

Viral Terduga Pembunuh Wanita ASN Bangkalan, Kuasa Hukum Sebut Pelaku Masih Diburu Polisi

9 hari lalu

Terungkap! Anak Bunuh Ibu Kandung di Pematangsiantar Punya Riwayat Gangguan Kejiwaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal