Kronologi Pembunuhan Anggota PPS di Sampang, Sempat Ada Duel

Ihya Ulumuddin
Idris, pelaku penembakan yang menewaskan Subaidi, petugas PPS di Sampang, saat gelar perkara di Mapolres Sampang, Jumat (23/11/2018). (Foto: Istimewa)


"Setelah itu Subaidi mengeluarkan sebilah pisau dari balik baju pinggang sebelah kiri dan menyabetkan ke arah tersangka (Idris)," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, Jum'at (23/11/2018).

Namun, Idris berhasil menghindar. Sedetik kemudian, dia langsung mengambil senjata api yang di simpan di dalam kantong samping sebelah kanan. Saat Subaidi terpeleset dan jatuh hingga senjata tajam yang di pegangnya terlepas, Idris mengokang senjata api yang dipegangnya. 

Dia lantas menembak Subaidi ke arah dada kirinya hingga tembus pinggang kanan bawah. Setelah itu Idris lari meninggalkan sepeda motornya. Ini karena Subaidi masih mencoba mengejarnya sambil mengambil batu dan melempari Idris. 

"Upaya mengejar Idris tidak berhasil. Setelah itu Idris tidak melihat Subaidi lagi hingga kemudian dia mendengar kabar bahwa Subaidi sudah meninggal dunia," ungkap Barung.

Seperti diketahui, Rabu (21/11/2018) lalu, Idris menembak korban di bagian dada. Tindakan ini dipicu oleh sakit pelaku terhadap korban atas video yang diunggah korban di face bo ok. Gara-gara video itu pula, dia didatangi sejumlah tokoh agama, hingga merasa malu.

Editor : Himas Puspito Putra
Artikel Terkait
14 jam lalu

Tak Terima Cinta Diputus, WNA Singapura Cekik Pacar hingga Tewas di Denpasar Bali

2 hari lalu

Geger! Pria di Nganjuk Ditemukan Tewas Terkubur di Halaman Rumah, Diduga Korban Pembunuhan

5 hari lalu

16 Adegan Rekonstruksi Suami Bunuh Istri di Makassar, Korban Diserang Gunakan Badik

9 hari lalu

Viral Terduga Pembunuh Wanita ASN Bangkalan, Kuasa Hukum Sebut Pelaku Masih Diburu Polisi

9 hari lalu

Terungkap! Anak Bunuh Ibu Kandung di Pematangsiantar Punya Riwayat Gangguan Kejiwaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal