Bentuk umpak tersebut dinilai memiliki kemiripan dengan gaya arsitektur masa pra-Islam. Temuan ini menjadi salah satu petunjuk yang memperkuat dugaan bahwa makam tersebut berasal dari masa transisi budaya.
Dia menyebut, bentuk nisan memperlihatkan adanya percampuran unsur budaya dalam perkembangan sejarah Jawa. Gaya pahatan dari tradisi klasik Majapahit dan Demak berpadu dengan tradisi pemakaman Islam.
Hingga kini, identitas tokoh yang dimakamkan maupun kepastian usia makam masih menjadi misteri. Penggalian dan kajian terhadap temuan di lokasi diharapkan dapat memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai sejarah makam tersebut.