Napi Kasus Penipuan Apartemen Sipoa Meninggal di Lapas Surabaya, Keluarga Tolak Autopsi

Lukman Hakim
Napi Kasus Penipuan Apartemen Sipoa Meninggal di Lapas Surabaya, Keluarga Tolak Autopsi(Foto: Ilustrasi/Ist)

SURABAYA, iNews.id - Budi Santoso (BS), narapidana kasus penipuanapartemen Sipoameninggal dunia di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Surabaya. Penyebab kematian belum bisa dipastikan.

Kalapas I Surabaya, Jayanta membenarkan kabar tersebut. Dia juga mengatakan pihaknya tidak bisa memastikan penyebab kematian BS lantaran keluarga menolak autopsi.

“Penyebab kematian tidak bisa dipastikan karena tidak ada proses autopsi, yang bisa kami sampaikan hanya kronologis dan tanda-tanda sebelum kematian saja,” ujar Jayanta melalui keterangan tertulisnya, Jumat (3/11/2023).

Jayanta menjelaskan kronologi kematian BS. Disebutkan jika Kamis (2/11/2023) siang, sekitar pukul 14.30 WIB, perawat  lapas mendapat laporan dari petugas blok E, tempat BS ditahan. 

“Menurut petugas blok, BS dalam posisi duduk di lantai dan tidak sadar diri serta mengeluarkan suara seperti orang mendengkur,” katanya.

Melihat kondisi tersebut, petugas lapas dan rekan-rekan sekamar BS lalu membawa BS ke klinik lapas. Lima menit kemudian BS tiba di klinik lapas. Petugas medis melakukan pemeriksaan dengan kondisi BS sudah lemas. 

Hasil pemeriksaan petugas medis terhadap BS mencatat jika tensi darah sudah tidak terukur, nadi tidak ada teraba denyutan dan tidak ada gerakan retraksi dada serta auskultasi tidak terdengar bunyi degup jantung.

“Kemudian perawat menghubungi dokter lapas dan segera dilakukan rujukan ke Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong dengan menggunakan ambulans lapas serta menghubungi pihak keluarga,” tuturnya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
6 hari lalu

Kabar Duka, Wakil Bupati Nagekeo Gonzalo Muga Meninggal Dunia Diduga Serangan Jantung

9 hari lalu

Kronologi Bocah SD di Pemalang Tewas Diduga Di-bully Kakak Kelas

20 hari lalu

3 Anak Sekeluarga di Majalengka Meninggal Diduga karena Virus, Keluarga Jalani Tes Swab

20 hari lalu

3 Anak Sekeluarga di Majalengka Meninggal Beruntun usai Demam, Diduga karena Virus

1 bulan lalu

Dokter PPDS Meninggal di RSUP Kariadi, Undip Buka Suara soal Isu Perundungan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal