Jenazah Sukarti kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Soeroto untuk menjalani autopsi. Pemeriksaan dilakukan guna memastikan penyebab kematian korban.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Ngawi AKP Pras Ardinata mengatakan, polisi belum menyimpulkan pihak yang bertanggung jawab dalam peristiwa tersebut. Penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi dan alat bukti.
“Masih proses penyelidikan. Jenazah kami bawa ke RSUD untuk autopsi,” ujarnya.
DN kemudian diamankan untuk menjalani pemeriksaan kondisi kejiwaan. Dalam materi laporan, dia dibawa ke Unit Rehabilitasi Kejiwaan RSUD Soeroto.
“Karena ada indikasi anaknya, maka kami bawa ke RSJ karena kondisi anaknya ODGJ,” ucapnya.