Pembunuh Bocah 12 Tahun di Surabaya Menangis, Ini Pengakuannya kepada Polisi 

Lukman Hakim
Jenazah JS, korban pembunuhan berada di tempat persemayaman, Sabtu (5/6/2021). (Foto: iNews.id/Rahmat Ilyasan).

SURABAYA, iNews.id – Pelaku pembunuhanbocah 12 tahun di Surabaya, WBPM mengaku menyesal. Sambil menangis WBPM menyatakan bahwa, dirinya tidak menyangka paving yang dipukulkan ke kepala korban JM bisa mengakibatkan bocah tersebut meninggal dunia. 

Awalnya dia mengira pukulan ke bagian belakang kepala itu hanya akan membuat JM pingsan. "Saya pukul itu bagian belakang kepala korban (JM) sebanyak tiga kali. Yang terakhir saya pukul sambil merem (memejamkan mata)," ujar WBPM yang tampak meneteskan air mata, Jumat (11/6/2021). 

Di hadapan polisi, pelaku mengaku gelap mata, sehingga timbul niat untuk menganiaya korban. Pasalnya, dia tidak memiliki uang sepeser pun untuk pulang ke Jawa Barat (Jabar). 

Pelaku mengaku sempat membuka usaha makanan seperti berjualan nasi goreng, nasi kucing dan lain-lain. Sayangnya, usaha yang dia bangun selalu berakhir dengan kegagalan. "Saya mau pulang tidak ada uang dan tidak bisa makan,” kata WBPM sembari tertunduk, Jumat (11/6/2021).

Saat itulah dia melihat korban membawa ponsel, sehingga timbul niat untuk menguasai. Tersangka mengambil paving dari luar kamar kos. Paving itu lantas dibawa masuk ke dalam kamar kos dan dipukulkan ke kepala korban. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
6 hari lalu

Polisi Gerebek Pesta Narkoba di Surabaya, 3 Anggota Dewan dan 5 Orang Ditangkap

12 hari lalu

Gadis di Surabaya Diduga Dicabuli Ayah Tiri Berulang Kali saat Ibu Pergi Pengajian

17 hari lalu

Video Duel Bocah Viral di Grobogan, Polisi Periksa 7 Anak Didampingi Orang Tua

19 hari lalu

Pembunuh Wanita di Konawe Selatan Ditangkap, Motif Sakit Hati Lamaran Ditolak

28 hari lalu

Viral Jukir Liar di Surabaya Ngamuk Tak Diberi Uang Parkir, Pukul dan Ludahi Pengendara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal