Pemuda di Banyuwangi Hilangkan Ketergantungan Napza dengan Terapi Musik

Andi Mohammad Ikhbal
Para pemuda di Desa Gitik latihan sebelum pentas di depan sanggar. (Foto: iNews.id/AM Ikhbal).

Kegiatan yang digagas sejak 2017 ini, sudah mengumpulkan 10 orang anggota. Semua anak didiknya merupakan bocah-bocah yang dulunya bermasalah, mulai dari pengguna narkoba, tukang mabuk miras, hingga yang mengalami depresi.

"Kami juga dinaungi Puskesmas Gitik untuk proses pemulihan anak-anak," katanya.

Pihak puskesmas awalnya memberikan terapi berkala, mulai dari mengurangi dosis obat yang dikonsumsi, meminimalisasi intensitas pemakaian obat, sampai mengalihkan hasrat mereka mengonsumsi obat-obatan.

Kepala Bidang Program Kesehatan Jiwa Masyarakat Puskesmas Gitik, Eko Budi Cahyono mengatakan, kelompok seni dari sanggar milik Mulyono sudah mulai aktif sejak dua tahun lalu.

"Mereka sekarang ramai tanggapan buat sunatan atau acara resepsi pernikahan," kata Eko.

Pegawai Puskesmas Gitik memamerkan hasil kerajian para pemuda mantan penyalahgunaan obat-obatan terlarang. (Foto: iNews.id/AM Ikhbal).

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
6 hari lalu

Usai Penggerebekan Narkoba, 19 Rumah di Saritem Bandung Diduga Masih Jadi Lokasi Prostitusi

7 hari lalu

Jaringan Sabu Lintas Kabupaten Terbongkar, Oknum Polisi dan ASN di Sulbar Ditangkap

10 hari lalu

300 Polisi Gerebek Permukiman di Bandung, 21 Orang Positif Sabu Belasan Alat Isap Disita

13 hari lalu

Pengiriman Sabu 39 Kg dan Cairan Etomidate ke Depok Digagalkan di Bakauheni, 4 Orang Ditangkap

29 hari lalu

DJ di Medan Ditangkap Bawa 100 Vape Narkoba, Polisi Buru 2 Pemasok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal