KH Abdussalam mengatakan korban telah menjalani visum dan mengalami luka pada bagian pipi. Dia juga menyebut pelaku diduga merupakan orang yang terlibat dalam kepanitiaan Muktamar ke-35 NU.
"Pelakunya, orang-orang yang termasuk panitia. Korban pemukulan pengurus PC, kondisi korban sudah visum. Luka di pipi. Ini harus dituntaskan secara hukum agar tidak menjadi preseden buruk untuk NU," ucapnya.
Dia tidak mengungkap identitas korban maupun terduga pelaku. Kasus tersebut kini telah dilaporkan ke Polres Jombang dan diharapkan dapat diproses sesuai hukum.