Polisi Tangkap Pembunuh Pengusaha Laundry di Surabaya, Ini Motifnya

Antara
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan. (Foto: dok iNews)

"Motifnya sakit hati. Mereka mengaku diusir dari tempat kerja karena dituduh mencuri ponsel milik korban dan tidak diberi gaji setelah bekerja selama seminggu," katanya.

MA membenarkan keterangan yang disampaikan Kapolrestabes Rudi Setiawan. Dia mengaku dijanjikan gaji bulanan masing-masing Rp1,7 juta. Tapi belum sampai sebulan bekerja mereka diusir karena dituduh mencuri ponsel.

“Saya tidak mencuri. Saya tanyakan ke teman saya SR juga bilang tidak mencuri," kata MA.

MA dan SR merasa jerih payah mereka selama seminggu bekerja berhak mendapat upah. Karena upah tidak dibayarkan, keduanya merencanakan pembunuhan.

“Kami hanya minta Rp100.000 untuk ongkos pulang ke Bawean. Seandainya dikasih, tentunya tidak akan terjadi hal ini (pembunuhan)," ucap MA.

Polisi mengungkap pembunuhan terjadi di rumah korban yang sekaligus juga tempat usaha laundry pada Senin (14/1/2019) pukul 14.40 WIB. Kedua pelaku memukuli korban di bagian dada, muka dan dicekik lehernya hingga tak bernyawa.

Mayat korban kemudian dibungkus menggunakan seprei dan dimasukkan ke tong plastik, lalu dibuang di pinggir Jalan Raya Romokalisari Surabaya dengan mengendarai sepeda motor berboncengan. Kedua pelaku juga sempat membawa lari uang korban senilai Rp2,4 juta.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
1 hari lalu

Istri Sewa Pembunuh Rp85 Juta untuk Habisi Suami di Merangin, Jasad Korban Dikubur di Kebun

2 hari lalu

Pembunuhan di Tepian Sungai Musi Empat Lawang, Polisi Tangkap Pelaku Kurang dari 24 Jam

4 hari lalu

Nelayan asal Pangkep Tewas di Pantai Tangairi Sumba, Tersangkut Karang saat Cari Gurita 

4 hari lalu

Kematian Jurnalis di Papua Barat Terungkap, 2 Orang Jadi Tersangka

4 hari lalu

Mayat Pria Mengapung di Pantai Labuan Pandeglang, Bukan Rombongan 5 Jurnalis Hilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal