Polri: Penembak Anggota PPS Sampang Beri Keterangan Palsu soal Senjata

Rahmat Ilyasan
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera menunjukkan senjata api jenis Beretta yang digunakan pelaku menembak anggota PPS di Sampang. (Foto; INews/Rahmat Ilyasan)

Sebelumnya, Polda Jatim meminta masyarakat tidak membuat kesimpulan sendiri atas kasus pembunuhan terhadap anggota PPS di Sampang Madura, pada Rabu (21/11/2018) lalu. Apalagi, mengaitkan kasus itu dengan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Kasus ini berawal saat seorang tukang gigi sekaligus anggota PPS di Sampang, Subaidi, tewas ditembak senjata api milik seorang oknum wartawan bernama Idris. Beredar kabar, peristiwa ini dilatarbelakangi unggahan video korban di media sosial.

Kapolres Sampang AKBP Budhi Wardiman mengatakan, kronologi penembakan terjadi saat korban melintas di jalan perbatasan antara Desa Sokobanah Tengah dengan Sokobanah Laok, Rabu (21/11/2018) pukul 13.00 WIB.

Saat itu pelaku menembak korban sebanyak satu kali dan mengenai dada kiri bawah hingga tembus ke pinggang kanan. Korban kemudian ditemukan warga bersimbah darah dan dilarikan ke puskemas untuk dirawat namun nyawanya tak tertolong.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
1 hari lalu

Kecelakaan di Surabaya, Minibus Dikemudikan Emak-Emak Tabrak Pohon hingga Terguling

4 hari lalu

Polda Jatim Bongkar Sindikat Penipuan Kripto Internasional, Uang Rp81,5 Miliar Disita

6 hari lalu

Kakak Adik asal Madiun Hilang usai KM Virgo Transport 8 Terbalik, Ibu dan Istri Menanti Kabar

9 hari lalu

Jenazah Aris Sanda Sopir Tewas Ditembak di Jayawijaya Dipulangkan ke Toraja

14 hari lalu

Komnas HAM Kecam Penembakan 3 ASN Jayawijaya: Tuduhan Intelijen Bukan Alasan Bunuh Warga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal