Ramai Kabar 522 Pelajar Terpapar HIV/AIDS, Ini Penjelasan Dinkes Sidoarjo

iNews
Kepala Dinkes Sidoarjo, Lakhsmie Herawati Yuwantina. (Foto: iNews).

Dari jumlah tersebut, 35 anak meninggal dunia, sedangkan 50 anak berstatus lost to follow-up, sehingga keberadaannya belum diketahui, apakah telah meninggal dunia atau berpindah domisili.

Lakhsmie menegaskan bahwa angka 522 kasus yang ramai diperbincangkan di media sosial bukan merupakan jumlah pelajar yang terpapar HIV/AIDS di Kabupaten Sidoarjo. 

Dia meminta masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan selalu merujuk pada data resmi dari instansi berwenang.

Dinkes Sidoarjo juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya. Selain berpotensi menimbulkan kepanikan, penyebaran data yang keliru juga dapat memicu stigma terhadap orang dengan HIV/AIDS (ODHIV).

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
11 bulan lalu

29 Pria yang Jadi Tersangka Pesta Gay di Surabaya Positif HIV, Ini Langkah Dinkes

11 bulan lalu

29 Peserta Pesta Seks Gay di Surabaya Positif Mengidap HIV, Terungkap dari Tes Kesehatan

2 hari lalu

Besuk Santri Korban Keracunan di Sidoarjo, Wamenag: MBG di Ponpes Tetap Jalan!

3 hari lalu

Usai Dicopot, Kepala SPPG Tanggulangin Terancam Diproses Hukum Kasus Keracunan MBG

3 hari lalu

Update Korban Keracunan MBG Sidoarjo Bertambah Jadi 666 Santri, 53 Masih Dirawat di RS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal