Ratusan Pendemo Tolak Omnibus Law Dipulangkan, 1 Masih Ditahan

Nur Syafei
Ratusan pendemo tolak Omnibus Law mendapat pengarahan di Polrestabes Surabaya.(Foto: iNews.id/Nur Syafei)

SURABAYA, iNews.id - Ratusan remaja dan pelajar SMA/SMK yang diamankan polisi saat demo tolak Omnibus Law akhirnya dipulangkan setelah ditahan 1x24 jam. Sedangkan satu orang masih ditahan karena kedapatan membawa botol yang diduga bom molotov.

Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Hartoyo mengatakan, sebanyak 182 orang diamankan saat demo Omnibus Law, Selasa (20/10/2020) lalu. Ratusan pendemo ini diamankan karena terindikasi hendak membuat kerusuhan.

“Dari 182 itu, 99 di antaranya pelajar dan anak-anak. Kami sudah hubungi orang tua mereka dan Dinas Pendidikan. Harapannya, mereka tidak lagi ikut demo. Sebab, belum mengerti esensi menyampaikan pendapat di muka umum,” katanya, Kamis (22/10/2020).

Hartoyo mengatakan, seluruh pelajar yang diamankan telah didata. Mereka juga sudah dilakukan rapid test untuk mengetahui kemungkinan paparan Covid-19.

“Semua sudah kami serahkan kepada orang tua masing-masing,” ujarnya.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
12 hari lalu

Kecelakaan Maut di Cirebon, Pelajar SMA Tewas Terlindas Tronton usai Gagal Menyalip

14 hari lalu

Krisis BBM di Jembrana, Pelajar SMA Terjebak Antrean di SPBU hingga Malam Hari

28 hari lalu

Polisi Gerebek Pesta Narkoba di Surabaya, 3 Anggota Dewan dan 5 Orang Ditangkap

1 bulan lalu

Gadis di Surabaya Diduga Dicabuli Ayah Tiri Berulang Kali saat Ibu Pergi Pengajian

2 bulan lalu

Viral Jukir Liar di Surabaya Ngamuk Tak Diberi Uang Parkir, Pukul dan Ludahi Pengendara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal