Santri di Lamongan Tewas Dianiaya, Polisi Periksa 17 Teman Sekolah Korban

Abdul Wakhid
Polisi memeriksa jasad santri yang didiga meninggal dianiaya. (Abdul Wakhid).

Sementara itu, dokter spesialis forensik RSUD dr Sugiri, Juli Purwaningrum, mengatakan, dari hasil citiscan, terlihat jelas adanya penganiayaan pada tubuh korban. "(bekas penganiayaan) jelas sekali terlihat. Dari kerusakan luar pun terlihat," katanya. 

Juli mengatakan, bekas penganiayaan tersebut terlihat dari kepala sampai kaki. "Penunjang terjadinya penganiayaan juga terlihat. Tapi itu wewenang penyidik," katanya. 

Diketahui, seorang santri di Lamongan tewas dianiaya teman sekolah. Korban semula dilaporkan meninggal karena sakit biasa. Namun, keluarga curiga setelah mendapati luka lebam pada tubuh korban. Selanjutnya, keluarga korban membawa jenazah ke RSUD dr Sugiri untuk dilakukan autopsi. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

DPRD Jabar Dukung Hukuman Berat untuk Tersangka, Usulan Kebiri Perlu Dikaji 

57 tahun lalu

RSHS Siapkan Operasi Plastik untuk Korban Penyekapan di Bandung

57 tahun lalu

Viral Video di Taman Kota Kuningan, Pria Pukuli Selingkuhan Istri hingga Tewas

57 tahun lalu

RSHS Bandung Bentuk Tim Khusus Tangani Korban Penyekapan Sadis 3 Tahun oleh Pacar

57 tahun lalu

Polisi Tangkap Amin Rais di Rokan Hilir, Kabur usai Bunuh Warga di Dumai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal