Santri di Lamongan Tewas Dianiaya, Polisi Periksa 17 Teman Sekolah Korban

Abdul Wakhid
Polisi memeriksa jasad santri yang didiga meninggal dianiaya. (Abdul Wakhid).

Sementara itu, dokter spesialis forensik RSUD dr Sugiri, Juli Purwaningrum, mengatakan, dari hasil citiscan, terlihat jelas adanya penganiayaan pada tubuh korban. "(bekas penganiayaan) jelas sekali terlihat. Dari kerusakan luar pun terlihat," katanya. 

Juli mengatakan, bekas penganiayaan tersebut terlihat dari kepala sampai kaki. "Penunjang terjadinya penganiayaan juga terlihat. Tapi itu wewenang penyidik," katanya. 

Diketahui, seorang santri di Lamongan tewas dianiaya teman sekolah. Korban semula dilaporkan meninggal karena sakit biasa. Namun, keluarga curiga setelah mendapati luka lebam pada tubuh korban. Selanjutnya, keluarga korban membawa jenazah ke RSUD dr Sugiri untuk dilakukan autopsi. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
5 hari lalu

Kesal Istri TKW Tak Kirim Uang, Ayah di Purwakarta Tega Siksa Anak Kandung

7 hari lalu

Penyekapan dan Penganiayaan Maut di Sumedang Dipicu Persoalan STNK dan Uang Rental Mobil

7 hari lalu

Penyekapan dan Penganiayaan Berujung Maut di Sumedang, 8 Orang Ditangkap

7 hari lalu

Terungkap setelah 2 Tahun, Ini Motif Sopir Travel Diduga Bunuh Mita dan Buang Jasad ke Jurang

8 hari lalu

Brutal! Pria di Sumedang Tewas Diduga Disekap dan Dianiaya Sejumlah Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal