Santri di Pamekasan Dianiaya Ustaz hingga Gegar Otak dan Cacat Permanen

Antara
Ilustrasi penganiayaan. (Foto: Istimewa)

Paman korban Taufiqurrahman menjelaskan, akibat kejadian itu keponakannya mengalami cacat permanen dan terpaksa harus menjalani operasi batok kepala karena ada keretakan.

"Sampai malam ini keponakan saya belum sadarkan diri," kata Taufiq, Senin (4/1/2021) malam.

Sementara pihak pesantren menyatakan bertanggung jawab atas kejadian ini dengan menanggung semua biaya perawatan korban hingga yang bersangkutan sembuh total.

Berdasarkan catatan, kasus kekerasan di pondok pesantren sebagaimana menimpa korban di bawah umur berinisial F bukan yang pertama kali terjadi di Pamekasan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
1 hari lalu

Kasus Guru Dikeroyok di Balikpapan Naik Penyidikan, 2 Siswa Jadi Tersangka

2 hari lalu

Hilang saat Subuh, Lansia di Tulungagung Ditemukan Tewas dalam Sumur

3 hari lalu

Misteri Motif Penganiayaan Maut Brigpol Eko, Polda Jambi Dalami Peran 6 Tersangka

3 hari lalu

6 Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Kematian Brigpol Eko, 5 Senior  Korban

6 hari lalu

Ketua DPRD Bone Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Penganiayaan Staf Gegara Kue 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal