Dalam penyelidikan ini, polisi terus mendalami hasil olah tempat kejadian perkara (TKP). Pemeriksaan saksi juga dilakukan untuk mengetahui aktivitas korban sebelum ditemukan meninggal dunia.
Selain itu, penyidik menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi parkir Bandara Juanda. Rekaman tersebut diharapkan bisa membantu mengungkap kronologi sebelum dan sesudah korban berada di dalam mobil dinas.
Dari pemeriksaan sementara visum, ditemukan luka robek di telinga kiri korban. Luka itu diduga akibat benturan atau kekerasan benda tumpul.
Untuk memastikan penyebab kematian, jenazah RJS diautopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong, Sidoarjo. Tim forensik menemukan sejumlah tanda pada tubuh korban yang kini menjadi bagian dari pendalaman penyidik.
Ketua Tim Humas RS Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong, AKBP Ni Made Wiatini, menjelaskan luka robek ditemukan di bagian belakang telinga kiri korban.