Siswa SMP Korban Perundungan di Malang akan Jalani Operasi Amputasi Jari Tangan

Saif Hajarani
Rumah sakit tempat korban MS dirawat dan akan menjalani operasi amputasi akibat perundungan. (Foto: iNews/Saif Hajarani)

“Kalau sudah masuk ranah hukum, itu bukan dari kami,” katanya.

Keluarga berharap para terduga pelaku mendapatkan efek jera dari petugas dan pertanggungjawaban dari pelaku. Mereka berharap kejadian seperti ini tidak terjadi pada orang lain.

Sementara menurut pendamping keluarga, bagian hukum dari Lembaga Perlindungan Anak Kota Malang, Zainuddin Albar, mengatakan, pengobatan kepada korban tidak hanya terkait fisik, namun dari sisi psikologis.

“Dari sisi psikologis kan butuh waktu lama dan perlu pendampingan psikolog. Itu juga butuh biaya juga, termasuk korban yang kehilangan banyak waktu di sekolah, itu siapa yang akan bertanggung jawab,” katanya.

Fungsi hukum yang dibawa LPA, kata Albar, lebih menekankan pada efek jera pada pelaku dan bentuk tanggung jawab dari wali pelaku terhadap korban. “Itu yang akan kami kawal,” katanya.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
11 hari lalu

Kemenkes Ungkap Penyebab Meninggalnya Dokter PPDS Undip Semarang, Ini Hasilnya

16 hari lalu

Dokter PPDS Meninggal di RSUP Kariadi, Undip Buka Suara soal Isu Perundungan

16 hari lalu

Kabar Duka! Dokter PPDS Undip Meninggal Dunia, Dikaitkan Dugaan Bullying

1 bulan lalu

Motif Siswa SMKN 5 Takalar Tebas Teman di Ruang Kelas, Diduga Dedam akibat Pengeroyokan

1 bulan lalu

Sakit Hati Sering Difoto Jadi Bahan Olokan Rekan Kerja, Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal