TNI AL Gagalkan Pengiriman 36 Ton Konsentrat Emas dan 23 Kontainer Kayu Merbau Ilegal

iNews
Petugas Kodaeral V mengamankan konsentrat emas dan 23 kontainer kayu olahan jenis merbau yang diduga berasal dari aktivitas ilegal. (Foto: iNews).

SURABAYA, iNews.id - Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) V menggagalkan dua upaya pengiriman sumber daya alam yang diduga ilegal melalui jalur laut. Dalam dua pengungkapan tersebut, petugas mengamankan 36 ton konsentrat emas yang diduga berasal dari pertambangan tanpa izin dan 23 kontainer kayu olahan jenis merbau yang diduga hasil pembalakan liar.

Total nilai ekonomis kedua barang bukti tersebut diperkirakan mencapai Rp26,4 miliar. Pengungkapan ini dilakukan di wilayah Banyuwangi dan Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Kasus pertama berkaitan dengan pengiriman 36 ton konsentrat emas dari Pelabuhan Gili Mas, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), menuju Gresik, Jawa Timur. Pengungkapan bermula dari informasi intelijen yang diterima pada 26 September 2026 mengenai rencana pengiriman muatan tersebut.

Petugas kemudian melacak truk Hino bak panjang berwarna hijau bernomor pelat T 8327 AA. Truk itu terpantau naik KMP Mutiara Barat di Pelabuhan Gili Mas pada 28 September 2026 dan berlayar menuju Pelabuhan Tanjungwangi, Banyuwangi.

"Pada dini hari 29 September 2026, personel Kodaeral V bersama intelijen Lanal Banyuwangi menyekat dan memeriksa truk tersebut setelah keluar dari kapal," ujar Komandan Kodaeral V Laksamana Muda TNI Ali Triswanto dalam konferensi pers, Rabu (4/11/2026).

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
4 tahun lalu

TNI AL Timika Tangkap 9 Pencuri Konsentrat Freeport, 4 di Antaranya Satpam Perusahaan

9 hari lalu

Polisi Ungkap Penyelundupan Sirip dan Insang Hiu Senilai Rp200 Juta

9 hari lalu

Selundupkan 1,1 Kg Serbuk Emas Senilai Rp2,9 Miliar ke Malaysia, WN India Ditangkap

28 hari lalu

Bea Cukai Cirebon Gagalkan Penyelundupan 5 Kg Emas Batangan Rp12 Miliar

28 hari lalu

Penyelundupan Amunisi ke PNG Digagalkan di Jayapura, 200 Peluru Amunisi Disita

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal