Trauma Berat, Bocah Korban Penyiksaan 5 Orang Sekeluarga di Malang Mengigau Tiap Malam 

Avirista Midaada
Bocah korban penyekapan saat menjalani perawatan di RSSA Malang. (Avirista Midaada).

"Kadang-kadang nyebut nama ayahnya. Kayak dendam gitu. Kalau ibunya dia bilangnya meninggal," ucap Yuning Kartikasari.

Selain itu, bocah berusia tujuh tahun ini kerap menolak ketika diajak belajar mewarnai dan menggambar. Ia menduga D pernah menerima kekerasan fisik atau dimarahi oleh keluarganya ketika mewarnai dan menggambar tersebut.

"Kalau seperti diajari mewarnai dan menggambar cendrung menolak, mungkin dulunya ada waktu diajari keliru, atau mendapatkan kekerasan fisik kemungkinannya seperti itu. Jadi diajari mewarnai, menggambar langsung menolak," ungkap dia.

Pihaknya kini tengah berkoordinasi dengan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kota Malang untuk pemantauan di panti asuhannya. Jika memang dibutuhkan nanti LPA Yayasan Bersama Anak Bangsa berkomitmen bakal mendampingi D selama proses pemulihan di panti usai perawatan dari rumah sakit.

"Kita serahkan ke Dinsos, karena sudah ada kedekatan dengan D, D juga bagus ke kita, komunikasi kita dengan D juga baik, merasakan ada keluarga baru. Saya nunggu keputusan Dinsos sama pemerintah gimana," katanya. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
17 jam lalu

Perempuan Agam Diduga Disekap di Myanmar, Keluarga Ungkap Pelaku Minta Tebusan Rp220 Juta

14 hari lalu

Viral Oknum Polisi Siksa Istri Siri, Kapolres Tegal Kota: Diproses Pidana dan Etik

14 hari lalu

Kapolres Tegal Kota: Aiptu N yang Diduga Siksa Istri Siri Sudah Ditahan!

14 hari lalu

Pengakuan Wanita Disiksa Oknum Polisi, Disiram Air Keras hingga Dipaksa Seks Menyimpang

16 hari lalu

Terungkap di Rekonstruksi, Taufik Hidayat Obati Luka YTR Takut Korban Meninggal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal