Warga Tulungagung Sempat Panik Isu Tsunami, Bupati: Pahami Tanda Bencana sebelum Terjadi

Antara
Ilustrasi tsunami. (Foto: Sindonews)

"Untuk meminimalisir korban jika terjadi tsunami, gunakan rumus 20-20-20. Maksudnya, 20 pertama berarti gempa terjadi selama 20 detik atau lebih. Setelah gempa terjadi, maka warga punya waktu 20 menit untuk mengungsi. Dan angka yang 20 terakhir, lokasi mengungsi setidaknya di ketinggian 20 meter dari bibir pantai," katanya.

Bupati Maryoto merasa perlu memberikan sosialisasi tentang bencana tsunami bersama jajaran BPBD setempat. Hal ini karena di kawasan pesisir Pantai Sine sempat terjadi kepanikan massal, menyusul terjadinya fenomena alam naiknya ikan di pantai Rabu (7/10/2020) lalu.

Saat itu, penduduk di sekitar Pantai Sine, khususnya yang bermukim di Desa Kalibatur, Kecamatan Kalidawir mendadak panik mengungsi di ke bukit.

Maryoto meminta masyarakat tidak perlu was-was adanya bencana tsunami, selama tidak ditemui tanda-tanda yang disebutkan. Ke depan, pihaknya akan memasang EWS (early warning system) sistem peringatan dini di sekitar Pantai Sine.

"Penyediaan EWS ini perlu, memang nanti akan kita pasang," kata Maryoto.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
2 hari lalu

Analisis Gempa M6,1 di Sumba Barat Daya, BMKG: Akibat Sesar Aktif Waikabubak

2 hari lalu

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Calang Aceh Jaya, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

20 hari lalu

BMKG Temukan Indikasi Likuefaksi dan Jejak Tsunami Sapu 23 Rumah Pascagempa M7,7

21 hari lalu

Gempa Besar Magnitudo 6,2 Guncang Pulau Doi Maluku Utara, Tidak Berpotensi Tsunami

27 hari lalu

Gempa Hari Ini M4,4 Guncang Kaur Bengkulu, Getaran Terasa hingga OKU Selatan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal