Bapak dan Anak WNI Terlibat Penghinaan Lagu Indonesia Raya Ditangkap di Malaysia

Anton Suhartono
Huzir Mohamed. (The Star)

"Selain dua penangkapan di Lahad Datu, kerja sama antara kepolisian di sini serta mitra kami di Indonesia menyebabkan penangkapan seorang pelajar Indonesia pada 31 Desember sekitar pukul 20.00 di sebuah rumah Cianjur, Jawa Barat," katanya.

Menurut Huzir, siswa yang ditangkap di Cianjur itu terlibat adalam pembuatan video parodi lagu kebangsaan. Ponsel, SIM card, dan komputer yang diyakini digunakan untuk mengedit dan menyebarkan video ikut disita. 

"Siswa itu diyakini terlibat dalam pembuatan video dengan lirik yang dipardodikan," katanya. 

Menurutnya tidak akan kompromi menindak setiap individu yang dengan sengaja mencoba menciptakan situasi tidak harmonis yang dapat menimbulkan ketegangan dan provokasi antara kedua negara.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
10 hari lalu

Polres Bengkalis Musnahkan 68,6 Kg Sabu Senilai Rp68 Miliar, Diduga dari Malaysia

13 hari lalu

Polda Kaltim Ungkap Kasus Sabu dan Pil Ekstasi di Balikpapan, Buru Pemasok asal Malaysia

15 hari lalu

Rampung Jalani Proses Hukum, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

22 hari lalu

Perkuat Sinergi Indonesia–Malaysia, Menteri Imipas Tinjau 46 PMI di DTI Semenyih

22 hari lalu

Menteri Imipas Pastikan Percepatan Pemulangan 46 PMI Bermasalah dari Malaysia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal