Bocah di Kotim Terluka Parah Diserang Owa-Owa yang Lepas dari Kandang

Sigit Dzakwan Pamungkas
Seekor owa-owa diserahkan masyarakat ke BKSDA Sumut beberapa waktu lalu. (Foto: istimewa)

Sebaliknya BKSDA juga mengimbau kepada masyarakat setempat untuk tidak melakukan penangkapan, pembunuhan, atau hal lain kepada satwa liar yang dilindungi apabila terlihat muncul ke permukiman warga.

"Apabila ada kemunculan dan gangguan satwa liar khususnya satwa liar yang dilindungi undang-undang, tolong dilaporkan ke petugas BKSDA, TNI atau Polri. Jangan ditangkap, dipelihara atau dibunuh," ujarnya.

Usai memberikan pemahaman kepada warga setempat, BKSDA Pos Jaga Sampit menerima penyerahan Owa yang menyerang bocah tersebut untuk ditindaklanjuti.

"Untuk satwa liar dimaksud sudah kita terima dan diamankan di Pos Sampit sambil menunggu arahan pimpinan," katanya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
2 hari lalu

Viral Gajah Zidan Dirantai 3 Tahun di Kebun Binatang Bukittinggi, BKSDA Sumbar Buka Suara

8 hari lalu

Karhutla Kembali Berkobar di Kotim, Api Kepung Jalur Trans Kalimantan

12 hari lalu

Dramatis! BKSDA Evakuasi Induk dan Bayi Orangutan yang Terjebak Karhutla di Sampit

24 hari lalu

Kebakaran Hutan Taman Nasional Way Kambas Lampung, Petugas Gabungan Berjibaku Padamkan Api

26 hari lalu

Berjibaku Padamkan Karhutla Kotim, Relawan Pingsan Dikepung Asap Tebal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal