Jadi Korban Penganiayaan, Jari Tangan Jurnalis di Bengkayang Putus Digigit Pelaku

Antara
Jurnalis Bengkayang, Kurnadi yang menjadi korban penganiayaan. (ANTARA/Wati)

"Saya matikan listriknya sekitar jam 2 pagi lah. Kalau pemiliknya keberatan kan pasti bertanya, ini tiba-tiba selang setengah jam yang datang justru pelaku dan kawan-kawannya menyerang saya. Mereka orang luar bukan pemilik kafe," ujar Kurnadi.

Wakil Bupati Bengkayang Syamsul Rizal saat membesuk Kurnadi di RS menyebut akan mengecek izin operasional kafe. Apabila kafe tersebut beroperasi lebih dari jam operasional akan ditindak. Dia juga meminta agar aparat keamanan baik TNI maupun Polri menjaga situasi kondusif daerah ini.

"Syarat mendirikan kafe juga tidak mengganggu warga sekitar. Kalau sudah meresahkan masyarakat, itu tidak boleh. Jika semua hal persyaratan dilanggar wajib kami tutup. Bukan kami melarang orang membuka usaha, tapi juga harus memperhatikan kenyamanan lingkungan sekitar sehingga tidak mengganggu. Jangan membuat intrik-intrik yang mengganggu lingkungan," ujar Rizal.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
12 jam lalu

Hari Ketujuh Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal di Selat Sunda, KP Sanjaya Sisir Sektor U

3 hari lalu

Wali Kota Malang Ikut Doa Bersama untuk 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Hilang di Selat Sunda

3 hari lalu

5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Hilang di Sekitar Anak Krakatau, Doa Bersama Digelar di Surabaya

3 hari lalu

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Terhalang Hujan Abu Anak Krakatau

4 hari lalu

Tak Terima Diatur, Sopir dan Kernet Truk Hajar Supeltas Pakai Besi di Sidoarjo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal