Kekerasan Perempuan dan Anak di Bengkayang, 6 Orang Jadi Korban Didominasi Pelecehan

Antara
Ilustrasi kekerasan perempuan dan anak di Bengkayang, Kalimantan Barat. (Foto: Ist)

"Jadi ini cukup unik karena biasanya istri yang melapor karena menjadi korban kekerasan atau sebagainya. Namun saat ini malah istri atau seorang ibu yang dilaporkan karena menelantarkan anaknya," ucap Liberti.

Dia menduga kasus seperti itu bisa terjadi karena berbagai hal yang memungkinkan. Salah satunya faktor permasalahan ekonomi.

Untuk menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak, Dinas Sosial PPPA melakukan berbagai upaya terutama wujudkan desa layak anak. Hingga kini, dari 122 dan 2 kelurahan di Bengkayang, baru ada 10 desa layak anak. Tentu ini menjadi tugas bersama bagaimana menciptakan lingkungan layak untuk anak.

"Salah satu program pemerintah dalam menekan angka kekerasan terhadap anak. Ini juga tak lepas dari kesadaran semua pihak, terutama orang tua. Peran orang tua di sini sangat penting dalam mengontrol anak," ucapnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
2 hari lalu

Bentrokan Debt Collector dan Warga Kudus, Kapolda Jateng: Jangan Takut Lapor!

2 hari lalu

Polisi Bongkar Peredaran Sabu 11,67 Kg di Sambas Kalbar, 2 Tersangka Ditangkap

4 hari lalu

Kecelakaan Maut 2 Truk Tabrakan di Kubu Raya, 1 Orang Tewas 2 Luka-Luka

16 hari lalu

Kasus Dugaan Bullying di Alexandria Islamic School Bekasi Diselidiki Polisi, 5 Saksi Diperiksa

31 hari lalu

Berkah dari Langit! Hujan Lebat Guyur Pontianak, Kabut Asap Perlahan Menghilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal