Mengenal Tatung Singkawang, Tradisi Etnis Tionghoa Salah Satu Warisan Budaya Takbenda

Reza Yunanto
Tatung, tradisi etnis Tionghoa di Singkawang saat Cap Go Meh. (Foto: ANTARA)

Bahkan pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri mengesahkan dalam bentuk undang-undang. Dengan demikian, warga Tionghoa di Singkawang kini lebih leluasa untuk menjalankan tradisi atau upacara keagamaan mereka. 

Tatung dan Festival Cap Go Meh di Singkawang menjadi salah satu warisan budaya takbenda (WBTB) asal Kalimantan Barat yang ditetapkan oleh UNESCO pada 2020.

Keberadaan Tatung juga berpotensi dalam bidang pariwisata. Pawai Tatung telah menarik kedatangan turis dalam negeri dan mancanegara. Selain mengangkat nama Singkawang di dunia internasional, Tatung juga ikut meningkatkan perekonomian daerah setempat.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
2 hari lalu

Karhutla Singkawang Masuki Hari ke-18, Tim Gabungan Kendalikan Kebakaran Lahan Gambut

3 hari lalu

Upaya Penanggulangan Karhutla Kalimantan Barat Tahun 2027

6 hari lalu

Izin Usaha 5 Korporasi di Kalbar Dibekukan akibat Karhutla, Tersebar di Ketapang dan Sanggau

14 hari lalu

Jaring Talenta Muda, Perindo Cup 2026 Diikuti 72 Klub se-Kalimantan Barat

15 hari lalu

1.200 Personel TNI Dikerahkan Atasi Karhutla Kalbar, Ini Instruksi Pangdam Tanjungpura

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal