Penanganan Covid-19 di Myanmar Kacau Gegara Dokter Ikut Demo Tolak Kudeta Militer

Anton Suhartono
Para dokter dan tenaga medis lainnya ikut dalam unjuk rasa, bahkan mogok kerja menyikapi kudeta militer yang menggulingkan pemerintahan Aung San Suu Kyi sejak pekan lalu. (Foto: Reuters)

"Semua tenaga kesehatan dimohon untuk segera kembali bertugas, ini demi keamanan pasien," kata Kementerian Kesehatan dikutip dari Reuters, Selasa (9/2/2021).

Myanmar merupakan salah satu negara dengan wabah virus corona terparah di Asia Tenggara, dengan total 31.177 kasus kematian dari sekitar 141.000 penderita.

Tenaga kesehatan ikut berunjuk rasa menentang kudeta yang menggulingkan Aung San Suu Kyi sejak pekan lalu. Sebagian dari mereka menolak bekerja di bawah pemerintahan militer yang baru. 

Pemimpin Myanmar saat ini Jenderal Min Aung Hlaing dalam pidato pertamanya di televisi pada Senin berjanji memprioritaskan penanganan Covid-19, termasuk vaksinasi untuk semua masyarakat.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
3 hari lalu

Diancam Parang, Dokter di Dairi Dirampok di Tempat Praktik

1 bulan lalu

Nakes RSUD Umbu Rara Meha Sumba Timur Minta Maaf atas Komentar Viral Bully Pasien BPJS

1 bulan lalu

Minta Maaf, Norma Zahara Nakes RSUD Tasikmalaya Hujat Pasien BPJS Siap Disanksi

1 bulan lalu

Norma Zahara Nakes RSUD Tasikmalaya Viral Hujat Pasien BPJS Yurizal Minta Maaf

1 bulan lalu

Viral Nakes RSUD Tasikmalaya Hujat Pasien BPJS di Medsos, KDM Desak Sanksi Tegas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal