Perkebunan Sawit di Kalbar Diminta Ikut Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan

Antara
TNI dan Polri padamkan kebakaran lahan di Putussibau Selatan, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. (Antara/Ist)

PONTIANAK, iNews.id - Polisi meminta perusahaan sawit yang beroperasi di Kalimantan Barat (Kalbar) ikut mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Perusahaan sawit diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar.

"Kami berharap dan mengingatkan kepada seluruh perusahaan dan pekerja perkebunan sawit bahwa masalah karhutla ini merupakan tanggung jawab bersama," kata Kapolda Kalbar, Irjen R Sigid Tri Hardjanto di Pontianak, Rabu (22/7/2020).

Dia mengatakan, total ada 200 perusahaan sawit yang beroperasi di Kalbar. Dari jumlah itu, sebanyak 69 perusahaan merupakan anggota Gabungan Perusahaan Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI).

Menurutnya, Polda Kalbar telah berkoordinasi dengan GAPKI untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Kalbar.

Sebab meski Polda Kalbar saat ini juga disibukkan dengan penanganan wabah Covid-19, namun pencegahan terhadap arhutla juga menjadi prioritas karena sebentar lagi akan memasuki musim kemarau.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
10 jam lalu

Karhutla Bromo Makin Kritis, 1.500 Petugas Gabungan dan 3 Helikopter Dikerahkan

13 jam lalu

Penindakan Karhutla di Bengkalis, Polda Riau Tetapkan 2 Tersangka

13 jam lalu

Karhutla Bromo Merembet ke Seruni Point Probolinggo, Spot Wisata Ditutup

15 jam lalu

Karhutla di Jambi Capai 300 Hektare, Kapolda Tetapkan 7 Tersangka

20 jam lalu

Viral Orangutan Masuk Perkantoran di Katingan, Diduga Kabur dari Hutan akibat Karhutla

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal