Sebar Hoaks Pengobatan Ida Dayak, Napi di Sambas Bikin Meme Berbau SARA

Uun Yuniar
Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Raden Petit Wijaya menjelaskan kasus berita bohong (hoaks) pengobatan Ida Dayak yang dilakukan oleh narapidana Rutan Sambas inisial KH, Kamis (1/6/2023). (Foto: Uun Yuniar)

PONTIANAK, iNews.id - Narapidana di Rutan Sambas, Kalimantan Barat menyebarkan berita bohong atau hoakspengobatan Ida Dayak. Laki-laki inisial KH itu ditangkap polisi.

KH menyebarkan berita bohong pengobatan Ida Dayak dengan membuat narasi yang mengandung ujaran kebencian berbau SARA.

Berita bohong itu disebarkan melalui media sosial Facebook dengan nama Markus Reho dan grup WhatsApp.

Ujaran kebencian itu berbentuk meme Ustaz Hatoli dan pesulap merah yang menyebut pengobatan Ida Dayak dinilai haram.

"Dampak dari kabar bohong ini membuat kalimat yang mengganggu kamtibmas di Kalbar," kata Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Raden Petit Wijaya, Kamis (1/6/2023).

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
7 hari lalu

Beredar Kabar PPPK Paruh Waktu Ditempatkan di Ormas, BKD Jateng Bongkar Faktanya

19 hari lalu

Kasus Oli Palsu di Kalbar Dilimpahkan ke Kejaksaan, Tersangka Segera Diadili

31 hari lalu

Polda Kalbar Ungkap Peredaran Narkoba Skala Besar, Sita Sabu 4,3 Kg hingga Uang Rp3,8 Miliar

1 bulan lalu

Kebakaran 18 Ruko di Pasar Pagi Mempawah Diduga akibat Korsleting, Kerugian Capai Rp45 Miliar

2 bulan lalu

Viral Sebar Hoaks Mengaku Dibegal, Remaja di Jember Diamankan Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal