Wali Kota Pontianak Sebut APBD Defisit Rp470 Miliar Dampak Pandemi Covid-19

Antara
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono (Foto: Antara)

"Mudah-mudahan dengan mulai bergeraknya sektor perhotelan, restoran dan rumah makan, maka sektor pajak mulai meningkat yang sebelumnya dalam tiga bulan terakhir sangat turun sekali," ujarnya.

Edi berharap, new normal yang mulai menggerakkan kembali ekonomi di ibu kota Kalimantan Barat ini bisa meningkatkan PAD (pendapatan asli daerah) dari sektor pajak, sehingga bisa mengurangi defisit anggaran.

Edi mencontohkan, tiap bulan Pemkot Pontianak bisa mendapatkan sekitar Rp2 miliar dari pajak hiburan. Tetapi dampak pandemi Covid-19, pada Maret 2020 hanya mendapat Rp100 juta. Di bulan-bulan selanjutnya bahkan tidak mendapat pemasukan sama sekali.

"Bahkan di bulan April 2020, tidak ada sama sekali pemasukan di sektor pajak hiburan tersebut. Di sektor lain juga berdampak yang sama," ujarnya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
17 hari lalu

Polisi Bongkar Peredaran Sabu 11,67 Kg di Sambas Kalbar, 2 Tersangka Ditangkap

19 hari lalu

Kecelakaan Maut 2 Truk Tabrakan di Kubu Raya, 1 Orang Tewas 2 Luka-Luka

2 bulan lalu

Berkah dari Langit! Hujan Lebat Guyur Pontianak, Kabut Asap Perlahan Menghilang

2 bulan lalu

Karhutla Singkawang Masuki Hari ke-18, Tim Gabungan Kendalikan Kebakaran Lahan Gambut

2 bulan lalu

Upaya Penanggulangan Karhutla Kalimantan Barat Tahun 2027

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal