Polda Kaltara Bongkar Peredaran 4.940 Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Donald Karouw
Dirkrimsus Polda Kaltara Kombes Pol Hendy Kurniawan saat ekspose pengungkapan kasus peredaran kosmetik ilegal. (Foto : Ist)

Pengakuan SD dia mengakui kepemilikan 3.334 pcs kosmetik, sedangkan 1.606 pcs sisanya dalam penyelidikan untuk mengetahui siapa pengirim maupun pemiliknya.

"SD mengaku telah belasan kali selundupkan kosmetik dari Tawau Malaysia dan mengedarkan ke wilayah Tarakan, Nunukan dan Bulungan di Provinsi Kaltara," katanya.

Menurutnya, jalur perdagangan gelap Tawau Sebatik berpotensi sebagai pintu masuk berbagai barang-barang untuk kebutuhan ekonomi, sekaligus potensi terjadinya pidana dan membahayakan kesehatan masyarakat.

Saat ini, polisi terus bekerja untuk mengembangkan kasus sampai ke agen pengecer agar masyarakat Kaltara terhindar dari bahaya penggunaan kosmetik tersebut.

"Penegakan hukum yang kami lakukan bertujuan untuk melindungi masyarakat dari bahaya kosmetik tanpa izin edar serta melindungi produk dalam negeri dan yang telah sesuai standar BPOM," ucapnya.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan BPOM Tarakan menyatakan, produk tanpa izin edar dapat dipersangkakan Pasal 197 Jo 106 ayat (1) dan (2) undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan sebagaimana diubah dalam Pasal 60 angka 10 UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan atau Pasal 196 UU Nomor 39 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
5 hari lalu

Gempa Terkini Guncang Tarakan Kaltara, Cek Kekuatan Magnitudonya!

7 hari lalu

Polda Kaltara Turun Cek Titik Karhutla di Bulungan, Selidiki Dugaan Tindak Pidana

14 hari lalu

Batu Bara di Bawah Jalan Pantai Amal Tarakan Masih Membara, Akses Jalan Diputus

15 hari lalu

Dikepung Kabut Asap Karhutla, Penerbangan Rute Jakarta dan Balikpapan ke Tarakan Dialihkan

15 hari lalu

Kabut Asap Karhutla Kepung Tarakan, 2 Pesawat Gagal Mendarat di Bandara Juwata

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal