“Terlapor ini pengajar sekaligus pimpinan pondok pesantren,” ucapnya.
Sementara itu, Polresta Samarinda membenarkan telah menerima laporan dari para korban dan saat ini masih melakukan proses penyelidikan.
Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Kompol Rachmat Aribowo, mengatakan pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi untuk menindaklanjuti laporan tersebut.
“Kami sudah menerima laporan dan telah memeriksa saksi-saksi untuk ditindaklanjuti,” ujarnya.