Bupati Penajam Paser Utara Dipanggil KPK terkait Kasus Rita Widyasari

Nur Khabibi
Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor dipanggil KPK sebagai saksi kasus dugaan gratifikasi produksi batu bara di Kutai Kartanegara. (Foto: Pemkab Penajam Paser Utara(

JAKARTA, iNews.id - Bupati Penajam Paser UtaraMudyat Noor dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (21/7/2026). Pemanggilan ini untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan gratifikasi terkait produksi batu bara di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur.

Pemeriksaan terhadap Mudyat Noor dilakukan dalam pengembangan perkara yang telah menjerat sejumlah pihak, termasuk mantan Bupati Kukar Rita Widyasari.

"Hari ini KPK menjadwalkan pemeriksaan saksi-saksi dalam dugaan TPK terkait gratifikasi per metric ton batu bara di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Selasa (21/7/2026).

"Pemeriksaan pertama terkait tersangka korporasi," katanya lagi.

Selain Mudyat Noor, KPK memanggil tiga saksi lainnya. Mereka yakni Warih yang tercatat sebagai ibu rumah tangga, Atang dari pihak swasta, serta Wilfred Imanuel Adisulung Singkali yang merupakan karyawan BUMN.

"Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK," ujarnya.

Belum dijelaskan materi yang akan didalami penyidik dari Bupati Penajam Paser Utara maupun ketiga saksi lainnya. Pemeriksaan dilakukan untuk melengkapi pembuktian terkait dugaan gratifikasi batu bara yang sedang disidik KPK.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
1 jam lalu

Tiba di Gedung Merah Putih Langsung Bungkam, Bupati Lombok Barat Bawa Tas Hitam Usai Terjaring OTT KPK

5 jam lalu

KPK Naikkan OTT Bupati Lombok Barat ke Penyidikan, Tersangka Segera Diumumkan

6 jam lalu

Heboh Pengadaan Kipas Angin Kopdes Merah Putih Rp1,8 Triliun, Ini Respons KPK

17 jam lalu

Yusril Sebut KPK Bisa Ambil Alih Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

1 tahun lalu

KPK Panggil Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor Jadi Saksi Kasus Rita Widyasari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal