Curhat Berujung Maut, Pemulung di Samarinda Tewas Ditusuk Rekannya yang Sakit Hati

Maskardiansyah
Polisi menangkap terduga pelaku pembunuhan terhadap pemulung di TPA Samarinda. Pembunuhan itu diduga diakibatkan tersangka sakit hati atas perkataan korban. (Foto: Maskardiansyah)

SAMARINDA, iNews.id - Polisi menangkap terduga pelaku pembunuhan perempuan pemulung yang mayatnya ditemukan di tempat pembuangan akhir (TPA) Jalan Suryanata, Samarinda, bernama Mustabi. Tersangka diduga sakit hati lantaran disarankan untuk menceraikan istrinya saat curhat dengan korban Hasanah.

"Motifnya tersangka tersinggung dengan kata-kata yang disampaikan korban," kata Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli, Sabtu (14/1/2023).

Menurut dia, Mustabi sempat melarikan diri ke Kendari. Ary menyebut, tersangka berhasil diamankan di pelabuhan saat hendak melarikan diri ke Baubau.

"Pelaku kita amankan di Pelabuhan Kendari," ujar Ary.

Kasus ini bermula saat Mustabi bercerita masalah rumah tangganya kepada korban. Mendengar curhatan itu, korban menyarankan tersangka untuk menceraikan istrinya.

Saat mendapati korban lengah, Mustabi yang emosi mendorong dan menusuk korban sebanyak tujuh kali di leher dan lengan korban.

Hasanah sempat berteriak, namun Mustabi menyumpal mulut korban dengan hijab. Setelah melancarkan aksinya, dia lalu mengambil tas yang berada di pinggang korban yang berisikan uang dan handphone.

"Saya emosi, ditinggal istri pulang kampung," kata Mustabi.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Istri di Banyumas Jadi Tersangka Pembunuhan Suami, Diduga demi Menikah dengan Pria Lain

57 tahun lalu

Surabaya Geger, Wanita Paruh Baya Ditemukan Tewas Telanjang Bersimbah Darah di Kamar Kos

57 tahun lalu

Polisi Tangkap Amin Rais di Rokan Hilir, Kabur usai Bunuh Warga di Dumai

57 tahun lalu

Tersinggung! Pria di Banjar Kalsel Tebas Leher Wanita hingga Hampir Putus

57 tahun lalu

Pembunuh Mama Muda di Makassar Ditangkap, Ternyata Sang Suami

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal