Kaltim Belum Miliki Alat Penyimpanan Produk Pascapanen yang Bisa Tekan Inflasi

Antara
Ilustrasi panen bawang. (Foto:Antara)

Dia berharap apabila Kaltim memiliki minimal satu unit CAS berdaya tampung 6 ton, maka bahan pangan yang sering memicu inflasi bisa ditampung di dalam alat tersebut.  

Berdasarkan catatan dari tahun ke tahun, komoditas yang selalu menyumbang inflasi tertinggi menjelang hari besar keagamaan adalah cabai dan bawang merah.

"Komoditas yang sudah dibeli tersebut kemudian disimpan di dalam CAS, lalu dijual kembali menjelang hari besar keagamaan atau ketika harga cabai di Kaltim melonjak sehingga kita bisa menstabilkan harga, paling tidak mampu menekan laju inflasi," ucap Alimuddin.

Editor : Dita Angga Rusiana
Artikel Terkait
7 hari lalu

Buaya Berkeliaran di Sawah Warga Wajo, Petani Nyaris Injak Langsung Loncat

23 hari lalu

Rebutan Air Irigasi Sawah, Petani di Sragen Tewas Ditikam Tetangga

23 hari lalu

Ditusuk Tetangga saat Jogging, Kakek 65 Tahun di Sragen Tewas Mengenaskan

26 hari lalu

Tragis! Petani di Malang Tewas Terjebak Api saat Padamkan Kebakaran Lahan Tebu

2 bulan lalu

Tragis! Petani di Lamongan Tewas Dipukul Tetangga gegara Dituduh Isu Santet

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal