Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Innalillahi, Bayi di Samarinda Meninggal usai Sesak Napas Imbas Asap Karhutla
Advertisement . Scroll to see content

Cucu Meninggal Sesak Napas Imbas Karhutla, Sang Kakek Minta Warga Samarinda Tak Bakar Lahan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:14:00 WIB
Cucu Meninggal Sesak Napas Imbas Karhutla, Sang Kakek Minta Warga Samarinda Tak Bakar Lahan
Kakek Sarno meminta masyarakat tidak membakar lahan setelah cucunya meninggal dunia usai mengalami sesak napas. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

SAMARINDA, iNews.id - Kakek Sarno, warga Kelurahan Bukuan, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, meminta masyarakat tidak lagi membakar lahan. Harapan ini diucapkan setelah cucunya meninggal usai mengalami sesak napas dan menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Duka tersebut semakin berat bagi keluarga karena sebelum kejadian, lingkungan tempat tinggal mereka di Jalan Diponegoro diselimuti kabut asap yang diduga berasal dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kakek Sarno mengatakan, cucunya mengalami sesak napas hingga harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Bayi tersebut kemudian dirawat di ruang Intensive Care Unit (ICU).

“Waktu itu cucu saya mengalami sesak napas. Di sekitar rumah memang ada kabut asap yang menyelimuti lingkungan. Kami khawatir kondisi asap itu berdampak pada pernapasannya,” katanya dikutip dari iNews Kutai, Kamis (15/10/2026).

Keluarga sempat berharap perawatan intensif dapat menyelamatkan sang bayi. Namun, harapan itu pupus setelah bayi tersebut meninggal sehari setelah mendapatkan penanganan medis.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut