Puluhan Orang di Sampit Diduga Keracunan Makanan, 1 Tewas

Antara
Normansyah
Salah satu warga yang keracuna usai menyatap kue ipau. Dalam kejadian itu, satu orang meninggal. (Foto: Normansyah/iNews)

Kasus keracunan kue tersebut mulai mencuat pada Rabu (29/3/2023) malam setelah satu per satu warga yang mengonsumsi kue itu dilarikan ke RSUD dr Murjani Sampit dengan gejala umum yang sama seperti mual, muntah, buang air besar, nyeri perut dan demam.

Mereka mengonsumsi kue yang sama dan dibeli di tempat yang sama yaitu di salah satu penjual kue Ramadhan di Jalan Usman Harun Kelurahan Baamang Hilir Kecamatan Baamang. 

Bahkan ada warga yang membeli secara online dan ada pula yang datang langsung ke tempat penjualan tersebut.

Dari hasil penyelidikan epidemiologi yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kotawaringin Timur dengan memeriksa sampel sisa kue di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda), menunjukkan terdapat bakteri Escherichia coli atau E. Coli dan Salmonella.

Dua bakteri inilah yang menyebabkan puluhan orang yang mengonsumsi tersebut menjadi keracunan.

"Dalam tubuh kita juga terdapat E. Coli, tapi dalam batas normal. Yang tidak normal ini karena keduanya (bakteri) itu ada dimakanan," ujarnya.

Editor : Candra Setia Budi
Artikel Terkait
2 hari lalu

Kasus Keracunan MBG di Pati, BGN Bekukan Operasional Seluruh SPPG Gembong Satu

2 hari lalu

Korban Keracunan MBG di Pati Tembus 424 Siswa, Pemkab Tetapkan Status KLB

10 hari lalu

Kasus Keracunan MBG Meluas di Jatim, Pemprov Tanggung Seluruh Biaya Pengobatan

10 hari lalu

Korban Keracunan MBG di Nganjuk Melonjak Jadi 127 Siswa, 33 Orang Masih Dirawat

1 bulan lalu

Cegah Keracunan MBG, Keamanan Makanan Diminta Lebih Diperketat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal