Puluhan Orang di Sampit Diduga Keracunan Makanan, 1 Tewas

Antara
Normansyah
Salah satu warga yang keracuna usai menyatap kue ipau. Dalam kejadian itu, satu orang meninggal. (Foto: Normansyah/iNews)

Menurutnya, munculnya kontaminasi bakteri tersebut bisa disebabkan karena proses penyimpanan maupun pengolahan yang tidak bersih dan sehat. Bahkan saat pengambilan sampel, sudah terlihat perubahan warna.

"Mungkin proses penyimpanan kurang bagus, barang kali juga dibeli sudah lama, dimasukkan ke kulkas sehingga di dalam kulkas itu berkembang bakteri. Kontaminasi E. coli itu kemungkinan dari air, sedangkan salmonella itu dari daging dan sayuran," jelasnya.

Namun, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan sampel oleh BBPOM yang memeriksa bahan digunakan serta proses pembuatannya.

Dengan ditemukannya dua jenis bakteri itu, sudah dapat menjadi gambaran bahwa para korban memang keracunan usai mengonsumsi kue ipau tersebut.

Diketahui, korban meninggal dunia saat dalam perjalanan ke rumah sakit sehingga petugas belum sempat memberikan pertolongan.

Terkait tindakan terhadap pembuat sekaligus penjual kue tersebut, kata dia, pihaknya telah melarang pemilik kembali menjual jenis kue ipau.

Sementara itu, tindakan lainnya atas kejadian itu dilakukan oleh instansi lain sesuai kewenangan masing-masing.  

"Bahkan yang punya warung itu juga sudah pernah diberi penyuluhan keamanan pangan. Ini terjadi mungkin ada hal yang kurang bagus, khususnya dalam pengolahan dan bahan pangan sehingga musibah ini terjadi," ujarnya.

Editor : Candra Setia Budi
Artikel Terkait
2 hari lalu

Kasus Keracunan MBG di Pati, BGN Bekukan Operasional Seluruh SPPG Gembong Satu

2 hari lalu

Korban Keracunan MBG di Pati Tembus 424 Siswa, Pemkab Tetapkan Status KLB

10 hari lalu

Kasus Keracunan MBG Meluas di Jatim, Pemprov Tanggung Seluruh Biaya Pengobatan

10 hari lalu

Korban Keracunan MBG di Nganjuk Melonjak Jadi 127 Siswa, 33 Orang Masih Dirawat

1 bulan lalu

Cegah Keracunan MBG, Keamanan Makanan Diminta Lebih Diperketat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal