Puluhan Orang di Sampit Diduga Keracunan Makanan, 1 Tewas

Antara
Normansyah
Salah satu warga yang keracuna usai menyatap kue ipau. Dalam kejadian itu, satu orang meninggal. (Foto: Normansyah/iNews)

Menurutnya, munculnya kontaminasi bakteri tersebut bisa disebabkan karena proses penyimpanan maupun pengolahan yang tidak bersih dan sehat. Bahkan saat pengambilan sampel, sudah terlihat perubahan warna.

"Mungkin proses penyimpanan kurang bagus, barang kali juga dibeli sudah lama, dimasukkan ke kulkas sehingga di dalam kulkas itu berkembang bakteri. Kontaminasi E. coli itu kemungkinan dari air, sedangkan salmonella itu dari daging dan sayuran," jelasnya.

Namun, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan sampel oleh BBPOM yang memeriksa bahan digunakan serta proses pembuatannya.

Dengan ditemukannya dua jenis bakteri itu, sudah dapat menjadi gambaran bahwa para korban memang keracunan usai mengonsumsi kue ipau tersebut.

Diketahui, korban meninggal dunia saat dalam perjalanan ke rumah sakit sehingga petugas belum sempat memberikan pertolongan.

Terkait tindakan terhadap pembuat sekaligus penjual kue tersebut, kata dia, pihaknya telah melarang pemilik kembali menjual jenis kue ipau.

Sementara itu, tindakan lainnya atas kejadian itu dilakukan oleh instansi lain sesuai kewenangan masing-masing.  

"Bahkan yang punya warung itu juga sudah pernah diberi penyuluhan keamanan pangan. Ini terjadi mungkin ada hal yang kurang bagus, khususnya dalam pengolahan dan bahan pangan sehingga musibah ini terjadi," ujarnya.

Editor : Candra Setia Budi
Artikel Terkait
4 hari lalu

Puluhan Santri Keracunan usai Santap Nasi Bungkus dari Pemkab Deliserdang

15 hari lalu

70 Murid SD di Konawe Selatan Diduga Keracunan MBG, 28 Anak Diinfus

20 hari lalu

Polisi Selidiki Dugaan Keracunan di Restoran Korea Bandung, Sampel Makanan Diperiksa

1 bulan lalu

276 Korban Dugaan Keracunan MBG di Batang Masih Dirawat, 41 Pasien Ditangani di Lorong RS

1 bulan lalu

300 Siswa SMAN 1 Sampang Cilacap Diduga Keracunan usai Santap Menu MBG

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal