Pemeriksaan awal menemukan sejumlah luka pada tubuh korban, antara lain di bagian belakang kepala dan wajah. Polisi juga menemukan memar pada leher dan kedua tangan serta luka sayatan.
Temuan tersebut menguatkan dugaan korban mengalami tindak kekerasan sebelum meninggal dunia. Namun, polisi masih menunggu hasil resmi pemeriksaan forensik untuk memastikan penyebab kematiannya.
"Saat ini baru selesai autopsi dan jenazah sudah dibawa kepada keluarga untuk dimakamkan," katanya.
"Hasil autopsi ada luka sayatan. Dugaan korban meninggal akibat kekerasan. Apakah ini pendalaman atau bukan masih penyelidikan," ucapnya lagi.
Setelah proses autopsi selesai, jenazah Nuraini diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.