"Korban ada tiga orang. Dua orang meninggal dan satu luka ringan. Ketiga korban semuanya pelajar," ujarnya, Rabu (15/7/2026).
Menurut Herawati, pelintasan tersebut tidak dilengkapi palang pintu. Meski demikian, terdapat petugas yang berjaga dan telah mengingatkan pengendara agar berhenti.
"Kondisi pelintasan memang tidak ada palang pintu, dijaga petugas. Petugas sudah beri imbauan agar berhenti namun pengendara tetap menerobos sehingga terjadi kecelakaan," katanya.
Dua korban meninggal dunia telah dievakuasi dari lokasi kejadian. Sementara korban selamat dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan rangkaian kejadian dan penyebab pasti kecelakaan. Petugas juga mengumpulkan keterangan saksi serta memeriksa kondisi kendaraan di lokasi.
Masyarakat diimbau tidak memaksakan diri melintasi rel ketika kereta akan melintas. Pengendara diminta mematuhi peringatan petugas meskipun perlintasan tidak memiliki palang pintu.