Viral Tindakan Represif Aparat saat Warga Demo Tuntut Solusi Banjir di Bandar Lampung

Donald Karouw
Tangkapan layar tindakan represif aparat kepada warga demo soal solusi penanganan banjir di Kantor Wali Kota Bandar Lampung. (Foto: X)

Aksi unjuk rasa ini merupakan respons warga terhadap penanganan banjir di Bandar Lampung yang dianggap tidak efektif dan telah menyebabkan korban jiwa. 

Pendemo menyampaikan aspirasi melalui spanduk dan orasi yang menuntut perbaikan sistem drainase, pembersihan saluran air serta peningkatan kesadaran masyarakat terkait pengelolaan limbah.

Ketegangan terjadi saat pendemo berupaya menerobos masuk ke dalam Gedung Wali Kota Bandar Lampung. Namun mereka langsung diamankan aparat keamanan yang membubarkan pendemo.

Sebelumnya, Camat Panjang Hendry dalam laporannya kepada Gubernur Lampung menyampaikan banjir di wilayah Panjang Utara, Kota Bandar Lampung menyebabkan 2.391 Kepala Keluarga (KK) terdampak. Selain itu tiga orang meninggal dunia akibat bencana tersebut.

Sementara Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana dalam keterangan sebelumnya menuding PT Pelindo II Regional Panjang sebagai salah satu penyebab banjir di Kelurahan Panjang Utara, Kecamatan Panjang.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
24 hari lalu

Banjir di Padang Meluas hingga Rendam 5 Kecamatan, BNPB Minta Warga Tetap Waspada

24 hari lalu

Banjir Terjang Tapanuli Tengah akibat Tanggul Sungai Jebol, 150 Warga Mengungsi

24 hari lalu

Banjir Rendam 3 Kecamatan di Padang, Sejumlah Kendaraan Hanyut dan Warga Dievakuasi

1 bulan lalu

Agam Mencekam! Banjir Rendam Ratusan Rumah, Ratusan Warga Dievakuasi

2 bulan lalu

Geruduk Kantor Bupati Asahan, Aksi Demo Warga Protes Jalan Rusak Ricuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal